Mengupas tuntas faktor meningkatnya angka kemiskinan di Indonesia.
oleh Insan suci
Kemiskinan di Indonesia adalah masalah yang kompleks dan beragam. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya faktor ekonomi, sosial, dan politik. Beberapa fakta mengenai kemiskinan di Indonesia antara lain:
Pertama, Jumlah Penduduk Miskin. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Indonesia terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, namun faktanya tidak demikian. Nyatanya masih banyak jutaan orang yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Kedua, Kesenjangan Ekonomi. Ketimpangan antara yang kaya dan yang miskin masih tinggi. Kesenjangan ini seringkali terlihat dalam akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan yang layak.
Ketiga, Pekerjaan Informal. Banyak orang miskin di Indonesia bekerja di sektor informal, yang cenderung kurang stabil dan tidak memberikan jaminan sosial yang memadai.
Mahalnya biaya pendidikan yang menyebabkan masyarakat miskin tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya padahal syarat di terima untuk menjadi pekerja adalah minimal SMA atau bahkan sarjana.
Maraknya media yang memfasilitasi orang untuk berjudi online dan maraknya aplikasi pinjaman online yang di gunakan masyarakat untuk meringankan biaya hidup mereka yang padahal itu adalah awal dari kesengsaraan mereka.
Solusi untuk Memberantas Kemiskinan
Disinilah pentingnya peran negara terhadap masyarakat miskin, negara yang bisa membuka banyak lapangan pekerjaan, meringankan biaya pendidikan serta kesehatan.
negara yang bisa mengatur dan menghapus media yang dapat menjerumuskan masyarakat pada kesengrasaan seperti pinjaman online, judi online dan sebagainya.
Dalam negara islam mempunyai pendekatan tersendiri untuk memberantas kemiskinan. Antara lain sebagai berikut:
1. menggratiskan biaya pendidikan atau meringankan biaya pendidikan
2. membangun dan mengelola fasilitas kesehatan yang dapat di akses oleh semua orang terutama masyarakat miskin.
3. memenuhi dan menjamin kebutuhan sandang, pangan, papan masyarakat.
Peningkatan Akses Pendidikan: Investasi dalam pendidikan sangat penting untuk memutus rantai kemiskinan. Program beasiswa untuk semua masyarakat, pelatihan vokasional, dan perbaikan infrastruktur pendidikan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan bagi semua lapisan masyarakat.
Peningkatan Akses Kesehatan: mempermudah akses kesehatan bagi kalangan masyarakat manapun.
Peningkatan Kualitas Pekerjaan: Mengembangkan sektor formal dan meningkatkan kualitas pekerjaan di sektor informal dapat memberikan stabilitas ekonomi dan jaminan sosial bagi pekerja miskin.
Mengatasi kemiskinan membutuhkan pendekatan yang holistik dan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil. Dengan strategi yang tepat dan pelaksanaan yang konsisten, kemiskinan di Indonesia dapat dikurangi secara signifikan.